Pengamat Sebut Netanyahu Geser Perang ke Lebanon karena Gagal di Gaza

Anton Suhartono
Pengamat Timur Tengah dari American University Said Arikat menilai PM Israel Benjamin Netanyahu menggeser perang ke Lebanon karena gagal di Jalur Gaza (Foto: AP)

Arikat menegaskan, Israel hanya bermimpi bisa menduduki Lebanon. Pasalnya, ini bukan perang pertama. Berdasarkan pengalaman pada perang sebelumnya, Israel selalu bisa diusir dari Lebanon. Oleh karena itu Arikat menilai pembicaraan mengenai upaya Israel menduduki Lebanon merupakan hal bodoh.

"Karena mereka telah mencoba sebelumnya. Israel menduduki Lebanon untuk waktu yang sangat lama kemudian diusir keluar pada 2000, sebagian besar oleh perlawanan kelompok Hizbullah," ujarnya.

Arikat menambahkan, Amerika Serikat (AS) juga gagal mendesak Israel untuk mau menyepakati gencatan senjata di Gaza. Padahal AS memiliki pengaruh besar terhadap Israel, namun posisi itu tetap tak bisa diandalkan.

“Dalam kemitraan ini, Amerika adalah mitra senior. Mereka adalah pihak yang memasok senjata, (memberi) lampu hijau, dan perlindungan di PBB,” kata Arikat, seraya menambahkan di sisi lain AS telah gagal menggunakan pengaruhnya terhadap Israel.

Namun dia menilai adalah hal wajar bagi AS memiliki kebijakan ganda kepada Israel, di samping menyerukan de-eskalasi, di sisi lain membelanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza

2 hari lalu

Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa

2 hari lalu

Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel

2 hari lalu

Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal