Pengamat: Terlalu Dini Menyebut Pelaku Pengeboman Gereja Filipina WNI

Anton Suhartono
Antara
Petugas mengevakuasi jenazah korban ledakan bom di gereja Katedral Jolo (Foto: AFP)

Dia berharap Polri mematikan sel-sel teroris di Indonesia sehingga tidak terjadi teror, baik di dalam maupun di luar negeri yang melibatkan warga Indonesia.

Sebelumnya Mendagri Ano menyebut dengan yakin bahwa pelaku pengeboman merupakan pasutri WNI. Hal itu didasarkan dari keterangan dari para saksi dan sumber di penyelidikan.

"Mereka orang Indonesia. Saya yakin mereka orang Indonesia," kata Ano.

Di Jakarta, Juru Bicara Kemenlu Armanatha Christiawan Nasir mengatakan, kabar keterlibatan WNI belum bisa dikonfirmasi.

"Indonesia belum dapat mengonfirmasi berita mengenai kemungkinan keterlibatan dua WNI dalam aksi teror bom di Jolo, Filipina Selatan," kata dia.

Dia melanjutkan, Kemenlu RI masih mencoba berkomunikasi dengan berbagai pihak di Filipina untuk memperoleh konfirmasi yang akurat soal peristiwa ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Evakuasi WNI dari Iran, Menlu Ungkap Perjalanan bakal Panjang

Nasional
5 jam lalu

15 WNI Ingin Keluar dari Iran, Menlu Perintahkan KBRI Segera Evakuasi

Nasional
1 hari lalu

Kemlu: 519.042 WNI di Timur Tengah, Perlindungan Prioritas Utama

Nasional
2 hari lalu

Kemlu Pantau Ketat Kondisi Timur Tengah, Siapkan Opsi Kedaruratan Lindungi WNI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal