Penguin Ini Tempuh 3.000 Km dari Antarktika ke Selandia Baru, Ditemukan Kelelahan

Ahmad Islamy Jamil
Seekor penguin dari spesies P adelie (ilustrasi). (Foto: antarctica.gov.au)

Pria itu menuturkan, dia menelepon petugas perlindungan hewan lantaran khawatir penguin itu tidak bisa masuk ke dalam air dan mengalami dehidrasi.

Sementara, jika burung itu mengarungi pantai, dia berpotensi menjadi target hewan pemangsa lainnya di laut. “Kami tidak ingin dia berakhir di perut anjing atau kucing,” katanya.

Singh akhirnya menghubungi Pusat Rehabilitasi Penguin Thomas Stracke, yang telah berpengalaman merehabilitasi penguin di Pulau Selatan Selandia Baru selama 10 tahun. Hasil tes darah yang dilakukan terhadap Pingu menunjukkan, dia sedikit kurus dan memang mengalami dehidrasi.

Sejak itu, Pingu telah diberikan cairan dan diberi makan melalui selang makanan. Setelah pulih, burung itu rencananya bakal dilepaskan ke pantai yang aman di Banks Peninsula, yang bebas dari anjing.

Penguin adalah sekelompok burung air yang tidak bisa terbang. Mereka hidup hampir secara eksklusif di belahan bumi selatan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
17 hari lalu

Viral Pria 32 Tahun Hobi Lari tapi Alami Gagal Ginjal, Penyebabnya Mengejutkan!

1 bulan lalu

Gempa M6 Guncang Pulau Kermadec Selandia Baru, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

2 bulan lalu

Perdana! Selandia Baru Konfirmasi Kasus Pertama Flu Burung H5N1

3 bulan lalu

Pemain Piala Dunia 2026 Paling Tidak Dikenal Mendadak Viral Berkat Media Sosial

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal