Pengunjung Tewas dalam Pesta Menantang Maut Covid-19 di AS

Arif Budiwinarto
Pesta menantang maut Covid-19 di AS berujung petaka (foto: The Strait Times)

SAN ANTONIO, iNews.id - Sekelompok pemuda yang terinfeksi Covid-19 menggelar pesta "menantang maut" di Amerika Serikat. Gegap gempita pesta berubah jadi petaka setelah seorang pria berusia 30 tahun meninggal akibat virus yang menyerang pernapasan tersebut.

Pesta Covid-19 itu berlangsung di Texas, Amerika Serikat, Minggu (12/7/2020) kemarin waktu setempat. Menurut pengakuan dokter yang memeriksa semua pengunjung pesta tersebut, alasan mereka menggelar pesta untuk membuktikan bahwa Covid-19 tidak berbahaya seperti yang diberitakan.

Kebanyakan mereka yang berada di lokasi pesta merupakan pemuda di bawah usia 40 tahun dan terdeteksi sebagai orang tanpa gejala (OTG) Covid-19.

"Seseorang akan didiagonisis menderita penyakit ini (Covid-19), kemudian dia akan mengundang teman-teman lainnya untuk mengadakan pesta guna melihat apakah mereka dapat mengalahkan penyakit itu," kata Kepala Petugas Medis di Rumah Sakit Methodist di San Antonio, John Appleby, dikutip dari AFP, Senin (13/7/2020).

"Mereka pikir penyakit itu cuma rekayasa. Mereka pikir mereka masih muda dan tidak akan terpangaruh oleh penyakit tersebut," lanjutnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal