Perang Dingin Gaya Baru: Rusia-AS Saling Tunggu Siapa Tembak Nuklir Duluan

Anton Suhartono
Ketegangan nuklir membayangi dunia, Rusia dan AS terlibat dalam situasi saling menunggu siapa yang lebih dulu menekan tombol nuklir (Foto: Komite Energi Atom AS).

Kremlin menolak keras tudingan itu. Juru bicara Dmitry Peskov menegaskan bahwa Rusia belum pernah melanggar moratorium nuklir. 

Dia menjelaskan, dua senjata yang diuji Moskow, rudal jelajah Burevestnik dan drone torpedo Poseidon, memang bertenaga nuklir, namun tidak membawa hulu ledak nuklir. 

“Kami berharap AS memahami hal ini agar tidak menimbulkan persepsi negatif,” ujarnya.

Sementara itu, para pengamat menilai kondisi saat ini menyerupai babak baru Perang Dingin versi 2.0. Kedua negara tampak berhitung dengan cermat, menjaga agar tidak terlihat lemah namun juga tidak melampaui garis bahaya. Dunia pun kembali cemas, khawatir rivalitas nuklir dua kekuatan besar itu bisa memicu krisis global baru jika salah satu pihak kehilangan kendali.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
13 menit lalu

Tak Ingin Diusir, Timnas Iran Minta Jaminan Tak Dikaitkan dengan Militer di Piala Dunia

Internasional
3 jam lalu

Trump Beri Sinyal Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Diteken dalam Seminggu

Nasional
14 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Rp17.387 per Dolar AS

Internasional
16 jam lalu

Iran Surati FIFA Minta Jaminan Tak Singgung Garda Revolusi saat Piala Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal