Perang Gaza, Pengguna Narkoba di Israel Melonjak Drastis

Anton Suhartono
Dampak perang Gaza merembet ke berbagai aspek di Israel, bukan hanya merenggut nyawa, tapi juga memicu krisis kesehatan mental (Foto: AP)

Lonjakan ini terutama terjadi akibat stres berat berkepanjangan, trauma perang, runtuhnya dukungan sosial dan keluarga, kesepian dan kepanikan massal saat sirene dan serangan berulang, serta minimnya akses terhadap bantuan profesional.

Perang Bikin Masyarakat Israel Runtuh Secara Psikologis

Sejak Perang Gaza pecah, banyak warga Israel kehilangan stabilitas emosional. Dua tahun hidup dalam ketidakpastian telah membuat sebagian besar masyarakat mendekati titik jenuh. Mereka yang dulu menunjukkan solidaritas tinggi kini justru mengalami depresi, kecemasan kronis, dan tekanan mental berlapis.

Para penyintas trauma dan psikolog memperingatkan bahwa kekurangan terapis mencapai titik akut, waktu tunggu layanan psikologis melejit berbulan-bulan, infrastruktur kesehatan mental Israel sudah tidak mampu menampung beban krisis.

Akibatnya, banyak warga beralih pada narkoba sebagai pelarian cepat terhadap stres, rasa takut, dan kelelahan mental yang tak tertahankan.

Tentara Israel Jadi Kelompok Paling Rentan

Kalangan militer, baik tentara aktif maupun pasukan cadangan, menjadi salah satu kelompok yang paling terpukul secara psikologis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi

57 tahun lalu

Blak-blakan, Trump Sebut Netanyahu Keberatan AS Berdamai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir

57 tahun lalu

Trump Kecam Netanyahu: Dia Seharusnya Berterima Kasih!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal