Perang Lawan Kejahatan Narkoba, Duterte: Saya Peduli Nyawa Manusia

Nathania Riris Michico
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (Foto: AFP)

MANILA, iNews.id - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menegaskan tak akan mengendurkan perang melawan narkoba di negaranya. Dia menggambarkan hal itu sebagai upaya jangka panjang dan tidak pandang bulu.

Dalam pidato kenegaraan di hadapan wakil rakyat, tokoh masyarakat, dan tamu kehormatan dari negara lain, Duterte mengecam para pegiat hak asasi manusia (HAM) yang tidak setuju dengan langkahnya tersebut.

"Izinkan saya untuk mengatakannya secara lugas. Perang melawan narkoba belum selesai, perang melawan obat-obatan terlarang tidak akan dikurangi skalanya. Bahkan, ini akan terus dilanjutkan, ditingkatkan," kata Duterte, seperti dilaporkan AFP, Selasa (24/7/2018).

Perang melawan narkoba yang dilancarkan Duterte sejak 2016 menewaskan ribuan orang, banyak di antaranya tewas saat baku tembak dengan polisi.

Perang melawan kejahatan narkoba menewaskan setidaknya 4.354 orang. Namun organisasi-organisasi HAM meyakini jumlahnya bisa tiga kali lebih besar.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Gunung Sampah Longsor, Korban Tewas jadi 6 Orang 30 Lainnya Hilang

Internasional
4 hari lalu

Gunungan Sampah Longsor di Filipina, 2 Orang Tewas 36 Hilang

Internasional
12 hari lalu

Ngeri! Pesta Tahun Baru Dilempar Granat, Puluhan Orang Luka

Internasional
27 hari lalu

Dikaitkan dengan Penembakan di Australia, Filipina Tegaskan Bukan Basis Latihan ISIS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal