Perdana Menteri Terlama dalam Sejarah Bahrain Meninggal Dunia

Arif Budiwinarto
Perdana Menteri Bahrain, Pangeran Khalifa bin Salman al-Khalifa, meninggal dunia pada Rabu (11/11/2020) waktu setempat di usia 84 tahun.

MANAMA, iNews.id - Perdana Menteri Bahrain, Pangeran Khalifa bin Salman al-Khalifa, meninggal dunia pada Rabu (11/11/2020) waktu setempat di usia 84 tahun. Pangeran Khalifa tercatat sebagai Perdana Menteri Bahrain terlama dalam sejarah.

Kabar duka tersebut diumumkan oleh Istana Kerajaan Bahrain. Raja Bahrain memerintahkan hari berkabung nasional selama seminggu dan mengibarkan bendera setengah tiang. Aktivitas pemerintah mulai besok ditangguhkan selama tiga hari.

"Istana Kerajaan berduka atas Yang Mulia Pangeran Khalifa bin Salman yang meninggal pagi ini di Rumah Sakit Klinik Mayo di Amerika Serikat," demikian pernyataan resmi kerajaan.

Pangeran Khalifa pernah didesak mundur atas tuduhan korupsi

Pangeran Khalifa merupakan sosok terlama yang pernah menjabat Perdana Menteri Bahrain sejak kemerdekaan negara pada 1971. Selama menjabat perdana menteri, Pangerang Khalifa dikenal kontroversial, dan sangat tidak populer dengan kelompok Syiah dalam kerajaan Bahrain yang diperintah kelompok Sunni.

Pada 2011, Pangerang Khalifa menghadapi tekanan dari demonstran Syiah yang menghendakinya mundur atas tuduhan korupsi. Para demonstran Syiah menduduki Pearl Square di ibu kota Manama selama sebulan sebelum dibubarkan oleh pasukan keamanan yang didukung Arab Saudi, demikian dikutip dari AFP.

Dia memainkan peran kunci dalam urusan politik dan ekonomi Bahrain selama lebih dari tiga dekade setelah menyiapkan panggung untuk referendum yang membayar klaim Shah Iran atas kepulauan kecil Teluk itu.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPR Dorong Pemerintah Evaluasi Harga BBM Nonsubsidi usai Minyak Dunia Anjlok

57 tahun lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.725 per Dolar AS

57 tahun lalu

Trump Bantah Akan Bayar Ganti Rugi Perang ke Iran: Hoaks!

57 tahun lalu

Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal