Perempuan Jepang Protes Syarat Wajibkan Pakai Sepatu Hak Tinggi ke Kantor

Nathania Riris Michico
Sepatu hak tinggi di Jepang. (FOTO: AFP)

TOKYO, iNews.id - Di Jepang, seorang perempuan bernama Yumi Ishikawa meluncurkan kampanye menuntut pemerintah menghapus peraturan perusahaan yang mewajibkan wanita untuk memakai sepatu hak tinggi ke tempat kerja.

Yumi Ishikawa, seorang aktor dan penulis yang bekerja paruh waktu pada sebuah rumah duka, menyerahkan petisi kepada Menteri Perburuhan di mana petisi tersebut ditandatangani sekitar 20 ribu orang pada Senin (3/6/2019).

Kampanye melawan cara berpakaian ke kantor berdasarkan gender tersebut di Jepang dikenal dengan nama #KuToo, meniru gerakan #MeToo.

Kutoo merupakan penggabungan dari beberapa kata dalam bahasa Jepang yaitu kutsu yang artinya adalah sepatu dan kutsuu yang berarti rasa sakit.

Ishikawa mengatakan, aturan memakai hak tinggi pernah menjadi syarat di tempat kerjanya dan itu menjadi "beban" karena dia harus berdiri dan berjalan kemana-mana sepanjang hari.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

Profil Yayoi Kusama, Seniman Legendaris Jepang yang Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun

4 hari lalu

PM Jepang Takaichi Kisahkan Rumah Dinasnya Angker, Ada Kecoak Juga

6 hari lalu

Gempa M5,9 Guncang Jepang Bertitik Pusat di Darat, Puluhan Orang Luka

6 hari lalu

Dikritik gegara Sering Tugas dari Rumah, PM Jepang Takaichi: Biar Bisa Kerja Kapan Saja!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal