Peristiwa Mirip George Floyd Terulang, Polisi AS Bekuk Pria Kulit Hitam hingga Tewas

Anton Suhartono
Beberapa polisi di Ohio, AS, membekuk pria kulit hitam Frank Tyson (53) hingga tewas (Foto: Departemen Kepolisian Kanton via Reuters)

"Saya tidak bisa bernapas," kata Tyson berkai-kali, sebelum tak tubuhnya tak bergerak.

Beberapa menit kemudian, petugas memeriksa apakah Tyson masih hidup atau tidak. Petugas lalu melakukan tindakan napas buatan atau CPR sebelum membawanya ke rumah sakit menggunakan ambulans. Tyson dinyatakan meninggal di rumah sakit.

Polisi yang terlibat menangkapnya sudah dibebastugaskan sementara menunggu hasil penyelidikan.

Sontak saja, netizen langsung mengaitkan kejadian yang dialami Tyson dengan kematian Floyd.

Kematian Floyd memicu demonstrasi besar-besaran tak hanya di AS tapi juga penjuru dunia menentang rasisme dan kebrutalan polisi di AS. Aksi tersebut berlangsung selama beberapa pekan dan diwarnai kekerasan dan penjarahan di AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

2 hari lalu

Houthi Peringatkan AS Tak Terlibat dalam Konflik Lawan Saudi

2 hari lalu

Polisi Kembali Gerebek Kampung Boncos, 4 Orang Ditangkap dan 6 Lapak Dibongkar

2 hari lalu

Trump Sebut Akan Bertemu Kim Jong Un Bulan Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal