Pertama Kali, Dewan Keamanan PBB Gelar Pertemuan Bahas Ancaman Kecerdasan Buatan

Anton Suhartono
Dewan Keamanan PBB untuk pertama kali menggelar pertemuan membahas ancaman kecerdasan buatan (Foto: Reuters)

Wakil Dubes AS untuk PBB, Jeffrey DeLaurentis, mengatakan penting bagi beberapa negara untuk bekerja sama dalam pemanfaatan AI serta teknologi baru lainnya. Tujuannya mengatasi risiko dampak terhadap pelanggaran HAM yang bisa merusak perdamaian dan keamanan.

"Tidak ada negara anggota yang boleh menggunakan AI untuk menyensor, membatasi, menekan, atau melemahkan orang lain," ujarnya, dalam pemaparan.

Sementara itu Wakil Dubes Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy mempertanyakan, mengapa Dewan Keamanan PBB yang bertugas menjaga perdamaian dan keamanan dunia, membahas AI. Menurut dia, diskusi ini membutuhkan waktu khusus dan bisa dilakukan di forum lain, bukan lembaga seperti dewan keamanan. 

“Yang diperlukan adalah diskusi profesional, ilmiah, berbasis keahlian yang bisa memakan waktu beberapa tahun dan diskusi ini sudah berlangsung di platform khusus,” kata Polyanskiy.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 menit lalu

Iran Bersedia Negosiasi Nuklir dengan AS atas Permintaan Negara-Negara Arab

Internasional
20 menit lalu

Presiden Iran Instruksikan Mulai Negosiasi Nuklir dengan AS Segera

Internasional
2 jam lalu

Yordania Tak Izinkan AS dan Israel Gunakan Wilayah Udaranya Serang Iran

Internasional
2 jam lalu

Rusia Peringatkan AS Tak Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal