Pertempuran Sengit, Pasukan Rusia Kepung hingga 2.000 Tentara Ukraina di Donetsk

Anton Suhartono
Sebanyak 1.500 hingga 2.000 tentara Ukraina terkepung pasukan Rusia di Donetsk (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.id - Pasukan Rusia mengepung tentara Ukraina di Kota Myrnohrad (Dimitrov) di Republik Rakyat Donetsk (DPR), Donbass, setelah pertempuran sengit di wilayah itu.

Valery Solodchuk, komandan kelompok pasukan Tsentr (Tengah) Rusia, dalam laporannya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, mengatakan sebanyak 1.500 hingga 2.000 personel tentara Ukraina dalam kondisi terkepung di wilayah itu.

"Kelompok pasukan musuh di bagian utara (Dimitrov) terkepung tapi aman. Upaya musuh untuk menerobos lalu membebaskan pasukan ini belum berhasil. Diperkirakan 1.500 hingga 2.000 tentara masih terjebak di bagian utara kota," kata Solodchuk kepada Putin saat mengunjungi salah satu pos komando Pasukan Gabungan, seperti dikutip dari Sputnik, Selasa (2/12/2025).

Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia Valery Gerasimov juga mengungkap kemajuan lain yang diraih Pasukan Beruang Merah di garis depan pertempuran Ukraina. 

Gerasimov mengatakan, Pasukan Gabungan bergerak maju di beberapa garis depan yang luas.

"Kamerad Panglima Tertinggi (Putin), sesuai dengan rencana operasi militer khusus, Pasukan Gabungan sedang melancarkan serangan di garis depan yang luas," ujar Gerasimov.

Dia menjabarkan, angkatan bersenjata Rusia terlibat dalam pertempuran kota di Seversk (Siversk), Republik Rakyat Donetsk (DPR) serta memperluas zona kendali.

Di daerah itu, pasukan Rusia merebut lebih dari 100 bangunan setiap hari.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Lupakan Perang Ukraina, Trump Undang Putin Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Internasional
1 hari lalu

Putin Makin Punya Legitimasi Perang di Ukraina jika Amerika Serang Greenland

Nasional
3 hari lalu

Bripda Rio Kirim Pesan WA saat Jadi Tentara Bayaran Rusia, Isinya Mencengangkan

Nasional
3 hari lalu

Sosok Bripda Rio Anggota Brimob Jadi Tentara Bayaran Rusia, Punya Riwayat Langgar Etik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal