Wow, Perusahaan Pertahanan Rusia Raup Pendapatan Fantastis meski Dihujani Sanksi Amerika Cs

Anton Suhartono
Perusahaan pertahanan Rusia justru mencatat kenaikan pendapatan pada 2024 meski dijatuhi sanksi AS dan sekutu (Foto: Rostec)

STOCKHOLM, iNews.id - Meski dihujani sanksi ekonomi dan embargo teknologi dari Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutunya, perusahaan-perusahaan pertahanan Rusia justru mencatat kenaikan pendapatan signifikan selama 2024. 

Laporan terbaru Institut Riset Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) menunjukkan, dua raksasa pertahanan Rusia, Rostec dan United Shipbuilding Corporation, meraih pendapatan gabungan 31,2 miliar dolar AS, meningkat 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan ini terjadi di tengah gempuran sanksi Barat yang bertujuan melemahkan kemampuan industri militer Rusia setelah invasi ke Ukraina. Namun data SIPRI justru memperlihatkan bahwa kebutuhan perang berkepanjangan dan percepatan produksi persenjataan membuat industri pertahanan Rusia tetap tumbuh dan bertahan.

Permintaan Tinggi akibat Medan Perang Ukraina

Perang yang telah berlangsung sejak 2022 membuat Rusia membutuhkan suplai senjata, amunisi, kendaraan tempur, dan sistem pertahanan dalam jumlah besar. Hal ini yang menjadi motor utama pendapatan Rostec dan United Shipbuilding Corporation, dua perusahaan yang bertanggung jawab memproduksi berbagai peralatan penting bagi militer Rusia.

Rostec, misalnya, memproduksi helikopter, sistem pertahanan udara, elektronik militer, hingga amunisi. Sementara United Shipbuilding menjadi pemasok utama kapal militer dan kapal selam untuk Angkatan Laut Rusia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat

1 hari lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

1 hari lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

2 hari lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal