Pertempuran Tentara dengan Paramiliter di Sudan, 25 Orang Tewas Ratusan Luka

umaya
Sedikitnya 25 orang tewas dalam bentrok antara kelompok paramiliter utama Sudan dan angkatan bersenjata. (Foto: Reuters)

Kepala Angkatan Darat, Jenderal Abdel Fattah Al-Burhan mengatakan kepada Al Jazeera TV bahwa RSF harus mundur. 

"Kami pikir jika mereka bijak, mereka akan menarik pasukan yang datang ke Khartoum. Tetapi jika terus berlanjut, kami harus mengerahkan pasukan ke Khartoum dari daerah lain," katanya. 

Angkatan bersenjata melalui akun Facebook mengatakan, mereka tidak akan bernegosiasi dengan RSF kecuali pasukan paramiliter itu dibubarkan. Tentara memberi tahu tentara yang diperbantukan di RSF untuk melapor ke unit tentara terdekat. 

Pemimpin RSF, Jenderal Mohamed Hamdan Dagalo atau yang lebih dikenal sebagai Hemedti menyebut Burhan sebagai penjahat dan pembohong. 

"Kami tahu di mana Anda bersembunyi dan kami akan menangkap Anda dan menyerahkan ke pengadilan, atau Anda mati seperti anjing lainnya," katanya dalam sebuah wawancara dengan stasiun.

Militer dan RSF, yang menurut para analis berkekuatan 100.000 orang, telah bersaing memperebutkan kekuasaan ketika faksi-faksi politik bernegosiasi untuk membentuk pemerintahan transisi.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
14 hari lalu

TNI Diterjunkan Redam Bentrokan Massa dan Polisi di Pejompongan

21 hari lalu

Kecelakaan Maut di Tol Jagorawi Dini Hari Tadi, 2 Orang Tewas

30 hari lalu

3 WNI Jadi Korban Serangan Houthi di Yaman, 1 Dilaporkan Meninggal

31 hari lalu

Update Gempa Besar M7,4 di Kolombia: 20 Orang Tewas, Puluhan Bangunan Ambruk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal