Pesan WhatsApp Jamal Khashoggi Dibuka, Ini Isinya

Anton Suhartono
Jamal Khashoggi (Foto: AFP)

Tim pengacara Omar sudah mengajukan gugatan ke Israel pada Minggu, dengan alasan NSO melanggar hukum internasional dengan menjual perangkat lunaknya ke Arab Saudi. Padahal perusahaan sudah mengetahui perangkat itu akan digunakan untuk melanggar HAM.

Pada Mei lalu, Omar mengatakan bertemu dengan dua pejabat Saudi di Montreal. Para pejabat itu mengaku sebagai suruhan MBS yang menawarkan pekerjaan untuk Omar.

Setelah itu Omar dengan Khashoggi, dia mengaku diminta datang ke kantor kedubes Saudi di Kanada untuk mengisi dokumen. Namun saat itu Khashoggi menyarankan kepada Omar untuk tidak pergi. Sekalipun ingin bertemu, pastikan memilih tempat umum.

Namun, kata Omar, Khashoggi tak konsisten dengan perkataannya. Dia malah pergi ke kantor konsulat Saudi di Istanbul, Turki, untuk mengambil dokumen. Di hari itulah mereka terakhir berkomunikasi melalui WhatsApp.

"Pada 2 Oktober, Khashoggi melakukan sebaliknya. Ini adalah kali terakhir dia memeriksa pesan WhatsApp-nya," bunyi laporan CNN.

Arab Saudi berkali-kali menepis bahwa MBS memerintahkan pembunuhan Khashoggi. Saudi menyebut pembunuhan dilakukan intelijen tanpa sepengetahuan MBS. Jaksa penuntut menyebut ada lima pejabat yang akan menghadapi hukuman mati, termasuk wakil kepala intelijen yang memerintahkan pembunuhan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Mirip NATO, Turki Ungkap Cara 3 Negara Balas Serangan

6 hari lalu

Muncul 'NATO' Baru di Timur Tengah? Ini Isi Pakta Pertahanan Makkah

6 hari lalu

Turki: Pakta Pertahanan Makkah Bukan untuk Lawan Iran

7 hari lalu

Houthi Serang Arab Saudi, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal