Pesawat Air India Jatuh Tewaskan 260 Orang gegara Sakelar Bahan Bakar Mati, Ini Kata Pengamat

Anton Suhartono
Hasil penyelidikan awal jatuhnya pesawat Boeing 787-8 Air India mengungkap sakelar bahan bakar mati sehingga mesin kehilangan tenaga (Foto: X)

Pakar penerbangan AS lainnya John Nance mengatakan, waktu tersebut sama dengan yang dibutuhkan untuk memindahkan sakelar pertama dan kedua.

Dia menambahkan seorang pilot biasanya tidak akan pernah mematikan sakelar saat penerbangan, apalagi saat pesawat baru lepas landas. Memindahkan sakelar ke posisi "cut-off", kata dia, berarti nyaris mematikan mesin.

Fitur ini paling sering digunakan untuk mematikan mesin setelah pesawat tiba di apron bandara dan dalam situasi darurat tertentu seperti terjadi kebakaran mesin.

Namun dalam kasus Air India, laporan penyelidikan tidak menunjukkan adanya kondisi darurat yang mengharuskan bahan bakar diputus alirannya ke mesin.

Sementara itu dalam pemeriksaan di lokasi kejadian, kedua sakelar bahan bakar ditemukan dalam posisi "run". Laporan tersebut mengungkap adanya indikasi kedua mesin menyala kembali, namun sudah terlambat. Pesawat jatuh pada ketinggian rendah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Heboh! Virus Mematikan Mewabah di India, 22 Anak Meninggal Dunia

9 hari lalu

Prabowo Belajar dari India yang Bangun 40 Juta Rumah dalam 12 Tahun, Begini Caranya

17 hari lalu

Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman

24 hari lalu

Mengapa Bangladesh Sita Harta Mantan PM Sheikh Hasina Rp112 Triliun? Ini Duduk Perkaranya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal