Pidato di PBB, Adik George Floyd: Nyawa Orang Kulit Hitam Tak Dihargai di AS

Anton Suhartono
Philonise menyampaikan pidato di sidang Dewan HAM PBB (Foto: AFP)

JENEWA, iNews.id - Adik George Floyd, Philonise, menyampaikan pidato di hadapan peserta sidang debat Dewan HAM PBB, Rabu (17/6/2020), membahas rasisme sistemik di Amerika Serikat (AS).

Pada kesempatan tersebut, pria berusia 30 tahunan itu mengatakan, nyawa orang kulit hitam tidak dihargai di AS.

Dia menyertakan bukti dengan mengisahkan kembali saat-saat sang kakak meregang nyawa dalam penahanan empat polisi. Tak ada ampunan meski Floyd sudah berteriak tidak bisa bernapas.

"Nyawa orang kulit hitam tidak dihargai di Amerika Serikat. Polisi tidak menunjukkan belas kasih, perikemanusiaan, dan menyiksa saudara saya hingga meninggal di tengah jalan Minneapolis dengan sekerumunan orang menonton dan memohon kepada para polisi untuk menghentikannya. Ini sekali lagi memberikan pelajaran yang sama kepada kami, warga kulit hitam, bahwa nyawa kami tidak dihargai di Amerika Serikat," kata dia, seperti dikutip dari Xinhua, Kamis (18/6/2020).

Lebih lanjut Philonise menambahkan, empat polisi yang membekuk kakaknya baru diberhentikan setelah muncul demonstrasi di penjuru AS. Ini menunjukkan hukum baru bergerak ketika ada desakan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Daftar Negara Bagian AS yang Direbut Demokrat dari Republik dalam Pemilihan Senator

20 jam lalu

Partai Demokrat Ambil Alih Kendali Kongres AS, Trump: Kami Siap Bekerja Sama

22 jam lalu

Pemilu AS: Demokrat Menang Telak atas Republik di DPR-Senat, Ini Perolehan Suaranya

1 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Anjlok ke Rp18.168 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal