Pidato di UI, Menlu AS Blinken Singgung Dominasi China di Laut China Selatan

Anton Suhartono
Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, saat berpidato di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Selasa (14/12/2021). (Foto: Reuters)

"Kami akan bekerja sama dengan sekutu dan mitra kami untuk mempertahankan tatanan berbasis aturan yang telah kita bangun bersama selama beberapa dekade, guna memastikan kawasan itu tetap terbuka dan dapat diakses," ujarnya, melanjutkan.

"Biar saya perjelas, tujuan mempertahankan tatanan berbasis aturan bukanlah untuk menjatuhkan negara mana pun. Sebaliknya, ini untuk melindungi hak semua negara untuk memilih jalan mereka sendiri, bebas dari paksaan dan intimidasi," tuturnya, melanjutkan.

AS akan memperkuat kemampuan pertahanan dan intelijen di kawasan dengan para sekutunya serta mempertahankan internet yang terbuka dan aman. 

Dia melajutkan, tindakan agresif China di Laut China Selatan mengancam lebih dari 3 triliun dolar AS perdagangan setiap tahun serta negara-negara di kawasan.

Bagaimanapun, lanjut dia, ini bukan tentang kontes AS-sentris atau China-sentris.

China menolak sikap AS sebagai campur tangan dari kekuatan luar yang dapat mengancam stabilitas Asia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 jam lalu

DPR AS Sahkan UU Hentikan Bantuan Dana untuk Kampus yang Boikot Israel

7 jam lalu

Nah, Rusia Ungkap Kemungkinan Rencana AS Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Iran

10 jam lalu

Fantastis! Iran Tembak Jatuh 45 Drone MQ-9 Reaper AS Selama Perang, Nilainya Rp23 Triliun

10 jam lalu

Trump Janjikan Kemenangan Segera Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal