RIO DE JANEIRO, iNews.id - Jutaan warga Brasil akan memberikan suara dalam pemilihan umum (pemilu) pada Minggu (4/10/2026). Pemilihan presiden kali ini menjadi sorotan karena mempertemukan petahana Luiz Inácio Lula da Silva dengan Senator Flávio Bolsonaro, putra mantan Presiden Jair Bolsonaro.
Dilansir dari Associated Press (AP), terdapat 12 kandidat dalam pemilihan presiden Brasil. Namun, Lula dan Flávio Bolsonaro diperkirakan menjadi dua tokoh utama dalam persaingan menuju kursi kepala negara.
Jika tidak ada kandidat yang meraih lebih dari 50 persen suara, dua kandidat dengan perolehan suara tertinggi akan melaju ke putaran kedua yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Oktober 2026.
Lula, yang berusia 80 tahun, mengikuti pemilihan presiden untuk ketujuh kalinya. Sementara itu, Flávio Bolsonaro yang berusia 45 tahun baru pertama kali maju sebagai kandidat presiden. Dia berupaya membawa kembali keluarganya ke tampuk kekuasaan setelah ayahnya memimpin Brasil pada 2019–2022.
Kedua kandidat mewakili kubu politik yang berbeda dan menawarkan pendekatan yang bertolak belakang terhadap sejumlah persoalan, mulai dari penanganan kejahatan terorganisasi hingga hubungan Brasil dengan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.