Pilu Korban Kekejaman Israel, Anak-Anak Palestina Menjerit Luka Dijahit tanpa Bius

Muhammad Fida Ul Haq
Anak-anak menjadi korban kekejaman Israel dirawat tanpa bius (Foto: AP)

“Kadang-kadang kami memberi beberapa di antaranya kain kasa steril (untuk digigit) untuk mengurangi rasa sakitnya,” kata Hassanein.

“Kami tahu bahwa rasa sakit yang mereka rasakan lebih dari yang dibayangkan orang, melebihi apa yang dialami orang seusia mereka,” katanya.

Sesampainya korban di Al Shifa, perawat mengganti balutan dan mengoleskan desinfektan pada luka.

Salah satu pasien, Nemer Abu Thair mengatakan bahwa ia tidak diberikan obat pereda nyeri saat luka tersebut pertama kali dijahit.

“Saya terus membaca Alquran sampai selesai,” ujarnya.

Direktur Rumah Sakit Al Shifa Mohammad Abu Selmeyah, mengatakan ketika sejumlah besar orang yang terluka dibawa ke rumah sakit pada saat yang bersamaan, tidak ada pilihan selain merawat mereka di lantai. Para pasien dirawat tanpa obat pereda nyeri yang memadai.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
17 jam lalu

Pria asal Israel yang Tinggal di Bali Dideportasi, Kelola Agen Perjalanan The Bali Dream

1 hari lalu

Lembaga HAM Israel: Pemukim Yahudi Lakukan Pembersihan Etnis Terang-terangan di Tepi Barat

2 hari lalu

5.000 Pasien Kanker Gaza Terjebak, Menunggu Pengobatan di Tengah Ancaman Kematian

2 hari lalu

Kisah Menyedihkan Pasien Kanker Gaza Sulit Berobat: Saya Hanya Menunggu untuk Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal