Pimpin DK PBB, Indonesia Tegaskan Israel Harus Hentikan Pencaplokan Wilayah Palestina

Anton Suhartono
Indonesia selaku Presiden Dewan Keamanan PBB menegaskan rencana pencaplokan wilayah Palestina oleh Israel harus dihentikan (Foto: Kemlu RI)

Di pertemuan yang juga dihadiri Utusan Khusus Sekjen PBB untuk perdamaian Timur Tengah Nickolay Mladenov itu, Indonesia mengingatkan kembali konflik yang telah berlangsung berpuluh-puluh tahun berdampak sangat buruk bagi masyarakat Palestina, terutama perempuan dan anak-anak.

Hal paling penting bagi Palestina adalah solusi komprehensif yang adil dan berkelanjutan.

“Untuk itu, Indonesia mendorong dimulainya kembali proses diplomasi dan negosiasi, khususnya antar pihak-pihat terkait di kawasan,” ujar Djani.

Sementara itu Mladenov menyampaikan kekhawatirannya atas kekerasan dan pengusiran warga Palestina yang terus berlangsung di wilayah-wilayah permukiman ilegal Israel. Selain itu, meningkatnya kasus positif dan korban jiwa akibat Covid-19 di Palestina juga membutuhkan perhatian dan bantuan masyarakat Internasional.

Mayoritas negara anggota DK PBB menegaskan kembali dukungan mereka atas penyelesaian konflik Israel-Palestina, berdasarkan hukum internasional dan solusi dua negara serta parameter internasional yang sejalan dengan berbagai resolusi DK PBB, sebagai solusi damai dan adil bagi penyelesaian konflik Israel dan Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Pidato Perdana Netanyahu sejak Perang: Iran Bukan Lagi Iran yang Sama setelah Serangan Israel

Buletin
1 hari lalu

Iran Luncurkan Rudal Penghancur 1 Ton ke Wilayah Israel dan Pangkalan AS

Buletin
1 hari lalu

Israel Dihujani Ratusan Rudal Hizbullah, Ribuan Warga Panik Selamatkan Diri

Internasional
23 jam lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal