PM Jepang Takaichi Kisahkan Rumah Dinasnya Angker, Ada Kecoak Juga

Anton Suhartono
Sanae Takaichi mengungkap kisah unik tentang kediaman dinasnya yang selama ini dikenal angker (Foto: AP)

Namun, Takaichi mengaku tidak pernah melihat hantu selama tinggal di sana.

Dia justru lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dinasnya, di samping di kantor perdana menteri untuk bertugas. Takaichi juga mengerjakan sendiri sejumlah pekerjaan rumah tangga selama tinggal di bangunan tersebut.

Kisah itu disampaikan Takaichi melalui serangkaian unggahan di media sosial X ketika dirinya tengah mendapat sorotan karena lebih sering bekerja dari kediaman dinas dibandingkan menghabiskan waktu di kantor perdana menteri.

Takaichi menegaskan, kediaman dinas bukan sekadar tempat tinggal. Dia telah mengubahnya menjadi lingkungan kerja sehingga dapat menjalankan tugas pemerintahan kapan saja, termasuk pada malam hari dan hari libur.

"Saya telah menciptakan lingkungan untuk bekerja, baik di kantor maupun kediaman dinas. Ini memungkinkan saya untuk membuat penilaian yang diperlukan dan mengambil tindakan dengan cepat, baik di pagi, malam, atau hari libur," kata Takaichi, seperti dikutip dari Kyodo, Selasa (25/8/2026).

Menurut dia, bekerja dari kediaman dinas juga membantu mengurangi beban staf di kantor perdana menteri. Jika dirinya terus berada di kantor hingga larut malam, diperlukan tambahan petugas keamanan dan personel lainnya untuk mendukung jam kerja yang lebih panjang.

"Saya menjalankan tugas-tugas yang diperlukan (sepanjang hari dan malam)," ujarnya.

Takaichi yang menjabat sebagai Perdana Menteri Jepang sejak Oktober 2025 tersebut pindah ke kediaman dinas pada Desember. Bangunan tersebut berada tepat di sebelah kantor perdana menteri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Pemerintah Bantah Minta Jepang Setop Bantu Tangani Karhutla: Operasional hanya 2 Minggu

1 hari lalu

Gara-Gara Gunting Hilang, Puluhan Penerbangan di Bandara Jepang Ditunda dan Dibatalkan

3 hari lalu

Menkeu Suahasil Ubah Bea Masuk Impor Jepang, Suku Cadang hingga Mesin Bisa 0%

8 hari lalu

Kasus Penganiayaan Karyawan di Jepang, Dewi Sukarno Didenda Rp22,5 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal