PM Muhyiddin Usulkan Keadaan Darurat di Malaysia, Ini Artinya

Arif Budiwinarto
Perdana Menteri (PM) Malaysia, Muhyiddin Yassin, mengusulkan pemberlakukan keadaan darurat di Malaysia. (foto: AFP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Perdana Menteri (PM) Malaysia, Muhyiddin Yassin, mengusulkan pemberlakukan keadaan darurat kepada Raja Malaysia, Al-Sultan Abdullah. Seperti apa dan bagaimana penerapan keadaan darurat di Malaysia?.

PM Muhyiddin telah bertemu Raja Malaysia, Jumat (23/10/2020) setelah mengadakan rapat kabinet. Muhyiddin mengajukan proposal darurat terkait lonjakan kasus Covid-19 mencakup penangguhan parlemen.

Proposal penerapan keadaan darurat itu muncul di saat Malaysia menghadapi gelombang kedua Covid-19, di saat bersamaan PM Muhyiddin tenah menghadapi ancaman penggulingan kekuasaan oleh tokoh oposisi senior Malaysia, Anwar Ibrahim.

Merespons usulan PM Muhyiddin, Raja Malaysia akan mengadakan pertemuan dengan Council of Rules untuk meminta pertimbangan.

Apa yang terjadi jika keadaan darurat diberlakukan di Malaysia?

Parlemen dapat ditangguhkan selama keadaan darurat, sementara pemilihan sela dan pemilihan umum dapat ditunda.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
22 jam lalu

Pilot Malaysia Ditangkap di Bandara Soetta Ternyata Sudah Selundupkam Narkoba sejak 2024

2 hari lalu

Bareskrim Bongkar Penyelundupan 28 Ton Pasir Timah ke Malaysia, 2 Orang Jadi Tersangka

2 hari lalu

Partainya Kalah di 3 Pemilu, PM Malaysia Anwar Ibrahim Mulai Waswas

2 hari lalu

RI Ekspor 200.000 Ton Beras ke Malaysia, Mentan Pastikan Tak Ganggu Kebutuhan Dalam Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal