PM Pakistan: AS Harus Akui Pemerintahan Taliban Cepat atau Lambat

Anton Suhartono
Imran Khan (Foto: Reuters)

Pakistan dinilai memiliki hubungan dekat dengan Taliban. Banyak pemimpin kelompok itu tinggal di Pakistan selama 20 tahun kehadiran AS dan pasukan sekutu di Afghanistan. Pakistan sedang dalam pembicaraan dengan para pemimpin Taliban Pakistan (TTP) maupun yang berada di Afghanistan untuk rekonsiliasi. Jika rekonsiliasi tercapai, anggota Taliban Pakistan bisa dimaafkan dan kembali.

Pemerintah Khan telah meminta Barat untuk membuka dialog dengan Taliban. Menurut dia, Afghanistan saat ini sedang melewati tahap menentukan yang bersejarah, bergerak menciptakan stabilitas setelah perang yang berlangsung 40 tahun. Jika salah arah, kekacauan dan krisis kemanusiaan yang memicu gelombang pengungsian besar akan berdampak ke negara lain, terutama tetangga.

Saay ditanya apakah dirinya pro-Taliban, Khan menjawab dia hanya ingin solusi yang tidak melibatkan militer. Satu-satunya cara untuk menyelesaikan konflik Afghanistan adalah melalui perdamaian. Jika hanya Pakistan yang mengakui Taliban, kata dia, itu tak akan banyak berarti. Namun pengakuan bersama sebagai kekuatan kawasan dan tetangga akan menjadi solusi lebih baik.

Saat disinggung apakah kedekatan Pakistan dengan Taliban akan memengaruhi hububngan negara itu dengan AS, Khan menegaskan hubungannya dengan pemerintahan Joe Biden baik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Penembakan SD di Oregon Tewaskan 3 Anak, Pelaku 16 Tahun Ditembak Mati Warga

2 hari lalu

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Terpidana Nidal Hasan

3 hari lalu

Ngeri! AS Dilaporkan Bakal Gunakan Amunisi "Ibu dari Segala Bom" Serang Iran

2 hari lalu

Digunakan Saudi Tangkis Serangan Houthi, Ini Kelebihan dan Kekurangan Rudal Patriot

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal