PM Pakistan: Tindakan India di Kashmir Picu Ekstremisme

Nathania Riris Michico
PM Pakistan Imran Khan berpidato di depan masyarakat di Muzaffarabad, ibu kota Kashmir yang di bawah kendali Pakistan, 13 September 2019, untuk menyoroti isu Kashmir ke komunitas internasional. (FOTO: Chudary Naseer/Anadolu Agency)

ISLAMABAD, iNews.id - Perdana Menteri Pakistan Imran Khan memperingatkan bahwa tindakan India di Jammu dan Kashmir mengembangbiakkan ekstremisme.

Dalam pidatonya di Muzaffarabad, ibu kota Jammu dan Kashmir yang dikelola Pakistan, Khan menggambarkan Kashmir sebagai masalah kemanusiaan dan berjanji mengangkatnya di sidang Majelis Umum PBB akhir bulan ini.

"Saya ingin memberi tahu India bahwa kekejaman pasukan Anda di Kashmir mendorong para pemuda menuju ekstremisme. Mereka (pemuda) akan berjuang melawan kebrutalan ini, karena mereka lebih memilih kematian yang terhormat daripada kehidupan dengan penghinaan," ujar Khan, seperti dilaporkan Anadolu, Sabtu (14/9/2019).

Perdana Menteri Kashmir yang dikelola Pakistan Raja Farooq Haider, Menteri Luar Negeri Shah Mehmood Qureshi, anggota kabinet, politisi lokal, seniman dan olahragawan, termasuk mantan bintang kriket Shahid Afridi, menghadiri unjuk rasa yang dilalakukan untuk menunjukkan solidaritas kepada warga Kashmir yang dikelola India.

"Jika Anda memperlakukan saya, para perempuan dan anak-anak di keluarga saya, saya akan bertarung karena saya akan berpikir bahwa kematian lebih baik daripada kehidupan ini," kata Khan, yang terlihat emosional ketika kerumunan mengibarkan bendera Pakistan dan Kashmir.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
5 hari lalu

Terungkap! Pakistan, Mesir dan Turki Diam-Diam Berusaha Damaikan AS-Iran

Internasional
12 hari lalu

Brutal! Jet-Jet Tempur Pakistan Bombardir Rumah Sakit di Afghanistan, 400 Orang Tewas

Megapolitan
16 hari lalu

WNA Pakistan Ditangkap di Kemayoran usai Palsukan Paspor demi Terlihat Sering ke Luar Negeri

Internasional
19 hari lalu

Dampak Perang Timur Tengah, Pakistan Tutup Sekolah hingga Berlakukan WFH bagi Karyawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal