BEOGRAD, iNews.id - Perdana Menteri Serbia Milos Vucevic mengumumkan pengunduran diri, Selasa (28/1/2025). Keputusan itu diambil menyusul demonstrasi sejak beberapa bulan lalu terkait ambruknya atap stasiun kereta.
Surat kabar Serbia Vecernje Novosti, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut, melaporkan Vucevic mundur demi kebaikan negara dan rakyat.
"Saya kira politik yang saya ikuti, partai yang saya pimpin, yang telah memenangkan bersama dengan presiden, pada semua pemilu sejak 2012, presidensial, parlementer, lokal, berkali-kali, harus menunjukkan tingkat tanggung jawab tertinggi, harus menunjukkan pola baru dalam politik Serbia," ujarnya.
Pengunduran dirinya itu juga disebut Vucevic sebagai keputusan yang obyektif.
"Oleh karena itu, keputusan saya yang tidak bisa dibatalkan, untuk mengundurkan diri dari jabatan perdana menteri Serbia," kata Vucevic.
Meski demikian dia yakin demonstrasi yang mengguncang negaranya diorganisasi dari luar negeri.