PM Singapura Sebut Negaranya Hadapi Kesulitan akibat Konflik AS dan China

Anton Suhartono
Lee Hsien Loong (Foto: AFP)

“Kita harus memastikan keamanan serta melindungi dan memajukan kepentingan ketika berhadapan dengan negara lain, besar dan kecil,” tutur Lee.

Lee sebelumnya memperingatkan dampak global dari memburuknya hubungan AS dan China. Singapura dan negara-negara Asia tidak ingin dipaksa untuk memihak antara dua kekuatan tersebut.

Dalam pidato terbaru ini, Lee kembali menegaskan setiap negara akan berusaha tidak bergantung satu sama lain, terutama di sektor barang dan layanan penting seperti makanan atau pasokan medis.

"Mereka akan lebih memperdebatkan bagaimana kue dibagikan, ketimbang bekerja sama untuk memperbesar kue itu bagi semua. Ini akan menjadi dunia yang kurang sejahtera dan juga bermasalah," kata Lee.

Secara historis, Singapura mengandalkan pemasukan melalui kerja sama dengan negara lain. Pertama, sebagai pusat perdagangan, lalu pelabuhan internasional, dan kemudian sekarang pusat penerbangan, keuangan, dan telekomunikasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Senator AS: Amerika Kalah Perang, Iran Justru Semakin Kuat!

19 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah 106 Poin ke Rp17.861 per dolar AS

20 jam lalu

Begini Drama Evakuasi Trump dari Pesawat Air Force One di Turki, Dibawa Pakai Truk Logistik

21 jam lalu

Trump Klaim AS Kendalikan Selat Hormuz 100%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal