Polisi New York Diseret ke Pengadilan karena Jadi Mata-Mata China

Ahmad Islamy Jamil
Mobil polisi di New York, AS (ilustrasi). (Foto: Pixabay)

Berdasarkan informasi yang dihimpun AFP, lelaki itu lahir di China dan diberikan suaka politik di AS. Sebelum menerima suaka di negeri Paman Sam, dia mengaku telah disiksa oleh otoritas Tiongkok karena etnik Tibet-nya.

Hasil penyelidikan mengungkapkan, kedua orang tua pria itu ternyata adalah anggota Partai Komunis China.

“Jika dikonfirmasi oleh pengadilan, operasi spionase menunjukkan bahwa Partai Komunis China terlibat dalam operasi jahat untuk menekan perbedaan pendapat, tidak hanya di Tibet tetapi di wilayah mana pun di dunia,” kata International Campaign for Tibet, sebuah kelompok advokasi yang mempromosikan kebebasan dan hak-hak bagi masyarakat Tibet.

Setelah memberikan otonomi kepada Tibet sepanjang 1912-1950, pemerintah pusat China di Beijing merebut kembali kendali wilayah itu pada 1951. Pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama, telah hidup di pengasingan sejak 1959 karena tekanan dari China.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
12 jam lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

12 jam lalu

Mengenal Sistem Pertahanan Patriot yang Digunakan Arab Saudi Cegat Rudal Houthi

13 jam lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS Pertimbangkan Longgarkan Sanksi Kapal Tanker

18 jam lalu

Peawat Jatuh di AS Tewaskan 6 Orang, Pilot Laporkan Ada Es di Sayap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal