Prancis Tuduh China Ingin Gagalkan Penjualan Jet Tempur Rafale ke Indonesia, kok Gitu?

Anton Suhartono
Pejabat militer Prancis menyebut China menjelekkan performa jet tempur Rafale pasca-perang India -Pakistan (Foto: AP)

Penjualan Rafale dan persenjataan lainnya merupakan bisnis besar bagi industri pertahanan Prancis serta membantu negara itu memperkuat hubungan dengan negara lain, termasuk di Asia.

Sementara itu komandan angkatan udara Prancis Jerome Bellanger menepis klaim Pakistan mengenai jumlah pesawat Rafale yang ditembak jatuh. Dia memiliiki bukti yang menunjukkan hanya tiga pesawat yang ditembak jatuh, yakni masing-masing satu Rafale, Sukhoi, dan MiG.

Ini merupakan kerugian tempur pertama Rafale yang diketahui sejak Prancis menjualnya ke delapan negara. 

Bellanger tak menepis bahwa negara-negara tersebut menanyakan soal keandalan Rafale setelah pertempuran tersebut.

"Tentu saja, semua negara yang membeli Rafale bertanya pada diri sendiri," kata Bellanger.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
2 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
4 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal