Prancis Ultimatum Niger, Minta Diplomat Segera Dibebaskan 

Muhammad Fida Ul Haq
Niger berada dalam krisis keamanan setelah kudeta Presiden Mohamed Bazoum (Foto: Reuters)

NIAMEY, iNews.id - Prancis menuntut agar Niger segera melepaskan seorang diplomatnya yang ditahan. Junta militer diminta segera bertindak cepat untuk melepas diplomat bernama Stephane Jullien itu.

"Prancis dengan sangat memperhatikan situasi Stephane Jullien, penasihat untuk warga Prancis di luar negeri yang berbasis di Niger, yang ditangkap pada tanggal 8 September oleh pasukan keamanan Niger," kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataannya, seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (13/9/2023).

Kedutaan besar Prancis di Niger telah bergerak untuk memastikan perlindungan konsuler bagi warganya.

Niger berada dalam krisis keamanan usai Kepala Paspampres Jenderal Abdourahamane Tchiani menggulingkan Presiden Mohamed Bazoum. Kudeta itu dikecam Prancis, Amerika Serikat dan negara-negara di Afrika Barat.

Junta militer Niger baru-baru ini memerintahkan diplomat Prancis meninggalkan negara tersebut. Namun Prancis menolak untuk patuh, dengan alasan bahwa junta bukanlah otoritas sah Niger.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
24 jam lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
5 hari lalu

Pemimpin Iran Khamenei Sebut Demo Rusuh Upaya Kudeta

Internasional
13 hari lalu

Prancis Ungkap Alasan Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Nasional
14 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal