Presiden Ekuador Upayakan Pendiri WikiLeaks Tak Dihukum Mati

Anton Suhartono
Julian Assange (Foto: AFP)

QUITO, iNews.id - Presiden Ekuador Lenin Moreno menegaskan pendiri WikiLeaks Julian Assange tak akan diekstradisi ke negara yang akan menghukumnya dengan vonis mati.

Assange ditangkap di kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Ekuador di London, Inggris, Kamis (11/4/2019), setelah suaka politiknya dicabut pemerintah.

Pria yang dianggap bertanggung jawab atas bocornya dokumen rahasia berbagai negara itu sudah tinggal di kedubes Ekuador sejak 2012 untuk meminta perlindungan.

"Saya meminta Inggris Raya menjamin Assange tak akan diekstradisi ke negara manapun di mana dia bisa disiksa atau dihukum mati," kata Moreno, dikutip dari AFP.

Moreno melanjutkan, berdasarkan balasan tertulis dari pemerintah Inggris, mereka akan memenuhi permintaan itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!

57 tahun lalu

Daftar Medsos yang Dilarang untuk Anak-Anak di Inggris, TikTok hingga Instagram!

57 tahun lalu

Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja

57 tahun lalu

Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal