Presiden Ekuador Upayakan Pendiri WikiLeaks Tak Dihukum Mati

Anton Suhartono
Julian Assange (Foto: AFP)

QUITO, iNews.id - Presiden Ekuador Lenin Moreno menegaskan pendiri WikiLeaks Julian Assange tak akan diekstradisi ke negara yang akan menghukumnya dengan vonis mati.

Assange ditangkap di kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Ekuador di London, Inggris, Kamis (11/4/2019), setelah suaka politiknya dicabut pemerintah.

Pria yang dianggap bertanggung jawab atas bocornya dokumen rahasia berbagai negara itu sudah tinggal di kedubes Ekuador sejak 2012 untuk meminta perlindungan.

"Saya meminta Inggris Raya menjamin Assange tak akan diekstradisi ke negara manapun di mana dia bisa disiksa atau dihukum mati," kata Moreno, dikutip dari AFP.

Moreno melanjutkan, berdasarkan balasan tertulis dari pemerintah Inggris, mereka akan memenuhi permintaan itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik

6 hari lalu

Bukan Cuma Tutup Konsulat, Israel Usir Diplomat Inggris dari Tepi Barat dalam 7 Hari

6 hari lalu

Israel Tutup Paksa Konsulat Inggris di Yerusalem Timur, Usir Diplomat

7 hari lalu

Jaguar Land Rover bakal PHK 4.000 Karyawan dalam 2 Tahun, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal