Presiden Erdogan ke AS: Tidak Tahu Malu!

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan (Foto: AFP)

Brunson, pemimpin gereja Protestan di Kota Izmir, Aegean, menjadi sorotan di tengah pusaran konflik diplomatik kedua negara, meskipun Ini bukan satu-satunya pemicu yang membuat hubungan Turki-AS memburuk. Ada isu lain, yakni Kurdi serta sosok yang dituduh sebagai aktor kudeta tahun 2016, Fethullah Gulen yang kini tinggal di AS.

Sebenarnya Turki sudah melunak dengan memberlakukan tahanan rumah kepada Brunson dua pekan lalu, setelah dipenjara dua tahun. Namun kondisinya bukan membaik, bahkan justru memicu krisis lebih dalam. Pasalnya, AS terus mendesak Turki membebaskannya.

Wakil Presiden AS Mike Pence menyebut Brunson sebagai korban persekusi agama. Namun Erdogan membantahnya, Turki tak punya masalah sedikit pun dengan kelompok agama minoritas.

Brunson menghadapi hukuman penjara 35 tahun jika terbukti bersalah atas tuduhan dukungannya terhadap kelompok yang dicap sebagai teroris oleh Turki, yakni gerakan yang dipimpin Gulen dan Partai Pekerja Kurdistan (PKK). Dia juga dituduh melakukan mata-mata untuk tujuan politik atau militer.

Kasus Brunson juga membawa hubungan kedua anggota NATO ini berada di titik terendah di era modern. Sebelumnya, kedua negara juga bersitegang soal invasi Turki ke Siprus pada 1974 dan invasi pasukan koalisi yang dimpimpin AS ke Irak pada 2003.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
44 menit lalu

Kecelakaan Horor, Pesawat Cessna Tabrak Helikopter Polisi di Udara

3 jam lalu

Trump Ancam Hukum Negara-negara yang Kerja Sama Ekonomi dengan Iran

4 jam lalu

Trump Gelar Perang Ekonomi terhadap Iran, Menlu Araghchi: Pengalihan Isu

5 jam lalu

Begini Cara Trump Hancurkan Ekonomi Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal