Presiden Iran Meninggal, Pejabat AS Sempat Panik Singgung Perang Dunia III

Anton Suhartono
Pejabat AS sempat panik negaranya disalahkan atas kematian Presiden Iran Ebrahim Raisi akibat kecelakaan helikopter Bell 212 (Foto: IRNA via Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Pejabat Amerika Serikat (AS) sempat mengkhawatirkan kematian Presiden Iran Ebrahim Raisi akibat kecelakaan helikopter bisa memicu Perang Dunia III. AS sangat khawatir disalahkan dalam kecelakaan helikopter Bell 212 tersebut pada Minggu (19/5/2024).

Media AS Politico melaporkan, setelah insiden tersebut, Gedung Putih memantau dengan cermat perkembangan kecelakaan tersebut, termasuk bagaimana reaksi Iran. 

Begitu berita kecelakaan tersebar, para pejabat AS panik, menghabiskan waktu sepanjang Minggu dengan perasaan cemas menunggu kabar terbaru. Mereka menunggu sikap pemerintah Iran, apakah akan menuduh Israel atau AS melakukan sabotase terhadap helikopter tersebut. Namun sejauh ini tidak ada pernyataan dari pejabat Iran yang menyampaikan tuduhan tersebut.

Seorang pejabat AS yang meminta namanya tak dipublikasikan mengatakan kepada Politico, kemungkinan kematian Raisi menjadi awal Perang Dunia III.

Sejauh ini para pejabat Iran mengindikasikan cuaca buruk berkontribusi pada kecelakaan helikopter tersebut. Mereka juga menyebut ada permasalahan teknis pada helikopter lawas tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Trump Peringatkan Iran Segera Sepakati Perundingan Damai: Waktu Bergerak Cepat!

Internasional
4 jam lalu

Korban Tewas Ebola Jadi 100 Orang di Kongo, WHO Peringatkan Potensi Wabah Lebih Besar

Nasional
19 jam lalu

Menkomdigi Pastikan Tak Ada Transfer Data Kependudukan Indonesia ke AS

Internasional
20 jam lalu

Serangan Drone Picu Kebakaran di Sekitar PLTN Barakah UEA, Tak Ada Korban

Internasional
23 jam lalu

2 Jet Tempur AS Tabrakan saat Pertunjukan Udara, Meledak Disaksikan Penonton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal