Presiden Kuba Kecam Keras Serangan Militer AS ke Venezuela, Tuntut Pembebasan Maduro

Puti Aini Yasmin
Kuba mengutuk serangan militer AS ke Venezuela dan menuntut pembebasan Maduro. (Foto: Freepik)

Kuba juga menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Menteri Luar Negeri AS, serta kelompok-kelompok agresif di Washington sebagai pihak yang bertanggung jawab penuh atas korban jiwa, kerugian manusia dan material, serta seluruh konsekuensi yang ditimbulkan dari agresi tersebut.

Pemerintah Kuba menyerukan komunitas internasional agar tidak membiarkan agresi militer terhadap negara anggota PBB berlalu tanpa konsekuensi. Kuba juga menegaskan bahwa Venezuela merupakan negara damai yang tidak menyerang Amerika Serikat maupun negara lain.

“Demi negara kembar tersebut dan rakyatnya, kami siap memberikan, seperti yang kami lakukan untuk Kuba, bahkan darah kami sendiri,” tulis Pemerintahan Kuba.

Kuba mengajak seluruh pemerintah, parlemen, gerakan sosial, dan masyarakat dunia untuk mengutuk agresi militer Amerika Serikat terhadap Venezuela serta menolak tindakan yang dinilai mengancam perdamaian dan keamanan internasional.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
29 hari lalu

Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan

1 bulan lalu

Perang Memanas! AS Bombardir Iran, Rudal Teheran Hantam 85 Pangkalan Militer Amerika Serikat

1 bulan lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 3.500 Orang, 30.000 Lebih Masih Hilang

1 bulan lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal