Presiden Maduro Sebut Ada yang Memprovokasi Trump untuk Menyerang Venezuela

Anton Suhartono
Nicolas Maduro menyebut ada pihak dekat Donald Trump yang sengaja memprovokasi presiden untuk menyerang Venezuela (Foto: AP)

KARAKAS, iNews.id - Presiden Venezuela Nicolas Maduro melontarkan tuduhan mengejutkan, ada pihak-pihak dekat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang sengaja memprovokasi pemimpin Gedung Putih itu untuk melancarkan serangan militer ke Venezuela. 

Maduro menyebut kelompok ini sebagai musuh dalam selimut yang ingin mendorong Trump ke dalam jebakan politik berbahaya.

Dalam pidato yang disiarkan televisi nasional, dikutip Jumat (21/11/2025), Maduro menegaskan setiap bentuk agresi militer AS terhadap Venezuela akan menjadi kiamat politik bagi Trump. 

Tuduhan itu bukan hanya tentang ancaman serangan, tetapi skenario yang menurut Maduro sengaja didesain untuk menghancurkan karier politik presiden AS tersebut.

Trump Diprovokasi untuk Jatuh dalam Kesalahan Terburuk

Maduro menyebut ada pejabat-pejabat di lingkaran Trump yang terus mendorong narasi bahwa serangan terhadap Venezuela diperlukan untuk memerangi kartel narkoba. Padahal, kata dia, narasi tersebut hanyalah kedok untuk mendorong Trump membuat kesalahan fatal.

“Mereka ingin Presiden Trump membuat kesalahan paling serius dalam hidupnya dan menempatkan dirinya secara militer melawan Venezuela. Itu akan menjadi akhir politik bagi kepemimpinannya dan namanya. Dia sedang ditekan dan diprovokasi,” ujar Maduro.

Meski demikian, Maduro menolak menyebut siapa pihak yang dimaksud. Dia hanya mengatakan ada “musuh-musuh” di sekitar Trump yang tidak menginginkan stabilitas politik maupun hubungan yang lebih baik antara kedua negara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Kuliner
12 jam lalu

Luke J Lindberg Puas dengan Hidangan di Grand Final MasterChef Indonesia Season 13

Internasional
15 jam lalu

AS Kirim Ribuan Marinir ke Dekat Iran, Siap Perang Darat

Internasional
16 jam lalu

Iran Bakal Serang Kantor Perusahaan-Perusahaan AS di Timur Tengah, Ingatkan Warga Menjauh

Internasional
18 jam lalu

Perang Timur Tengah, Balap F1 di Bahrain dan Arab Saudi Dibatalkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal