Presiden Meksiko Kecam Bantuan Militer AS ke Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador. (Foto: Reuters)

Menurut dia, AS harus mengubah strategi dan belajar menghormati negara lain. “Ini bukan waktunya bagi mereka untuk mengabaikan otoritas Meksiko,” ucap Lopez Obrador.

Lopez Obrador yang berhaluan kiri berusaha menjaga netralitas Meksiko dalam Perang Ukraina. Tak hanya mengkritik bantuan militer Barat untuk Kiev, dia juga mengusulkan perundingan damai untuk mengakhiri konflik Rusia-Ukraina.

Pada Sabtu (30/9/2023) lalu, DPR AS mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) pengeluaran jangka pendek untuk menjaga pemerintahan AS tetap terbuka selama 45 hari. RUU itu kemudian disetujui oleh Senat AS dan ditandatangani menjadi undang-undang oleh Biden. Dengan demikian, pemerintahan AS terhindar dari shut down alias penutupan.

Akan tetapi, undang-undang tersebut tidak memberikan bantuan kepada Ukraina. Biden kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa Washington DC tidak akan meninggalkan dukungannya terhadap Kiev. Dia pun mengaku sedang menunggu RUU bantuan terpisah untuk Ukraina dari Kongres AS dan Ketua DPR Kevin McCarthy.

Shut down atau penutupan pemerintahan memiliki dampak signifikan bagi AS. Sebab, dengan begitu sebagian besar dari 4 juta pegawai pemerintah federal AS tidak akan dibayar, baik mereka bekerja atau tidak. Selain itu, berbagai layanan federal ditutup, mulai dari Taman Nasional hingga regulator keuangan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 jam lalu

Abdul El Sayed Muslim Pertama Jadi Senator AS, Tuduhan Ekstremis Islam Tak Mempan

6 jam lalu

Daftar Politisi Muslim Menang Pemilu AS: Ada Keturunan Palestina hingga Mualaf

8 jam lalu

Terjebak di Kamboja 2 Minggu karena Tak Sanggup Beli BBM, Kapal Pesiar Mewah Lanjut Berlayar

8 jam lalu

Partai Trump Kalah dalam Pemilu AS, Ini Komentar Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal