Presiden Nepal Bubarkan DPR, Gelar Pemilu Tahun Depan

Anton Suhartono
Presiden Nepal Ram Chandra Paudel membubarkan DPR atas rekomendasi Perdana Menteri Sushila Karki yang baru dilantik (Foto: NDTV)

KATHMANDU, iNews.id - Presiden NepalRam Chandra Paudel membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atas rekomendasi Perdana Menteri Sushila Karki yang baru dilantik.

DPR Nepal resmi bubar terhitung sejak Jumat (12/9/2025) pukul 23.00 waktu setempat, sebagaimana pengumuman yang dikeluarkan Kantor Presiden. Selain itu Presiden menetapkan 21 Maret 2026 sebagai tanggal pemilihan umum (pemilu) legislatif baru. 

Karki didorong untuk menjadi perdana menteri sementara oleh kelompok-kelompk pemuda yang terlibat dalam demonstrasi Gen Z. Namanya kemudian disetujui untuk memimpin Nepal setelah pertemuan antara Presiden Paudel, petinggi militer, dan pewakilan kelompok-kelompok pemuda.

Dia dilantik pada Jumat malam sekaligus menjadi perdana menteri perempuan pertama Nepal. Meski demikian dia hanya memimpin sementara di masa transisi.

Presiden Paudel mengambil sumpah perempuan 73 tahun itu, 3 hari setelah Perdana Menteri KP Sharma Oli mengundurkan diri menyusul kerusuhan terburuk yang dialami negara Himalaya itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Milenial-Gen Z, Partai Perindo Dorong Pendidikan Politik Diperkuat

16 hari lalu

Tren Baru! Anak Muda Lebih Pilih Parfum Tahan Lama daripada Merek Mewah

1 bulan lalu

BTN Ungkap 95,3% Debitur KPR Didominasi Gen Z dan Milenial

1 bulan lalu

Ada Edukasi Investasi di PRJ 2026, Gen Z Jangan Cuma Kenal Saham dan Kripto 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal