Presiden Palestina Abbas: Tak Ada Perdamaian Tanpa Mengakhiri Pendudukan Israel

Anton Suhartono
Mahmoud Abbas (Foto: AFP)

Otoritas Palestina menolak upaya diplomatik AS untuk melanjutkan pembicaraan damai dengan Israel setelah Trump mengakui Yerusalem sebagai ibi kota Israel. Palestina menganggap AS sudah bukan negara netral karena berpihak pada Israel.

Faksi-faksi Palestina sebelumnya menyetujui untuk mengadakan pemilu pada awal 2021, langkah yang bersejarah. Perdamaian dua negara Arab dengan Israel memicu rekonsiliasi antara faksi bertikai Palestina, Fatah dan Hamas.

Sementara itu Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan mengatakan, waktu bagi Abbas sudah habis untuk menawarkan konsep baru perdamaian.

"Dia mengetahui, perjanjian damai yang telah kami teken telah menghancurkan hak veto Palestina atas perjanjian damai dengan dunia Arab dan apa yang terungkap kepada kita semua adalah penolakan Palestina," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak

Internasional
4 hari lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Internasional
4 hari lalu

Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir

Internasional
4 hari lalu

Mantan Menhan Israel Sebut Pemerintahan Netanyahu Tak Bisa Pengaruhi Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal