Presiden Prancis Macron Banjir Kecaman karena Dianggap Bela Rusia

Anton Suhartono
Emmanuel Macron dikecam karena dianggap membela Rusia (Foto: Reuters)

"Seseorang ingin memberikan jaminan keamanan kepada negara teroris dan pembunuh?" kata Danilov, di Twitter, menyinggung Macron.

Kritikan terhadap Macron juga datang dari negara-negara Baltik yang berbatasan langsung dengan Rusia.

Mantan Perdana Menteri Finlandia Alexander Stubb mengatakan tidak setuju dengan sara Macron.

"Satu-satunya jaminan keamanan yang harus kita fokuskan pada dasarnya adalah non-Rusia. Pertama-tama, Rusia harus menjamin tidak akan menyerang negara lain," tuturnya.

Mantan Nenteri Luar Negeri (Menlu) Lituania Linas Linkevicus mengatakan Rusia baru bisa mendapat jaminan keamanan selama tidak menyerang, mencaplok, atau menduduki negara-negara tetangganya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay

57 tahun lalu

Mencekam! Ledakan Guncang Kawasan Dekat Hotel Tempat Menginap Macron di Damaskus

57 tahun lalu

Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal