Presiden Prancis Macron Banjir Kecaman karena Dianggap Bela Rusia

Anton Suhartono
Emmanuel Macron dikecam karena dianggap membela Rusia (Foto: Reuters)

PARIS, iNews.id - Presiden Prancis Emmanuel Macron dikritik oleh Ukraina serta negara sekutu lainnya. Dia mengatakan negara-negara Barat harus memberi jaminan keamanan kepada Rusia untuk memulai pembicaraan guna mengakhiri perang di Ukraina.

Pernyataan itu disampaikan Macron dalam wawancara dengan stasiun televisi Prancis TF1. Dia mengatakan Eropa perlu mempersiapkan arsitektur keamanan masa depan sekaligus memikirkan bagaimana memberikan jaminan kepada Rusia jika mau kembali ke meja perundingan.

Penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Mykhailo Podolyak, mengomentari pernyataan Macron dengan mengatakan, dunia yang membutuhkan jaminan keamanan dari Rusia, bukan sebaliknya.

"Dunia yang beradab membutuhkan 'jaminan keamanan' dari niat biadab Rusia pasca-Putin," kata Podolyak, dalam cuitan, Minggu (4/12/2022).

Kecaman juga datang dari Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina Oleksiy Danilov. Dia mengusulkan agar senjata nuklir, bahkan militer Rusia, dilucuti. Menurut dia, itu merupakan jaminan perdamaian terbaik, tidak hanya bagi Ukraina, tapi juga dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay

57 tahun lalu

Mencekam! Ledakan Guncang Kawasan Dekat Hotel Tempat Menginap Macron di Damaskus

57 tahun lalu

Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan

57 tahun lalu

Kylian Mbappe Balas Ejekan Rasis Anggota Parlemen Paraguay: Wanita Hina!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal