Presiden Rouhani: Jelang Pilpres AS, Trump Tak Akan Berperang dengan Iran

Nathania Riris Michico
Presiden Iran Hassan Rouhani saat konferensi pers di ibu kota Teheran, 16 Februari 2020. (FOTO: ATTA KENARE / AFP)

Rouhani juga mendorong warga Iran memberikan suara dalam pemilu parlemen Jumat (21/2/2020) mendatang, sebagai pembangkangan terhadap Amerika.

"Amerika tidak senang dengan jumlah pemilih yang tinggi," ujarnya.

"Tentunya mereka (Amerika) akan senang jika tingkat partisipasi dalam pemilu parlemen rendah."

Pemilu parlemen Iran dipandang sebagai ujian atas popularitas kelompok Rouhani, yang relatif moderat dan pro-reformasi. Namun demikian, pemerintahan Rouhani masih berupaya keras memenuhi janji-janji kampanyenya, yaitu memulihkan tingkat kehidupan rakyat ketika perekonomian negara itu terpukul akibat sanksi-sanksi ekonomi AS.

Otoritas Iran juga melarang ribuan kandidat parlemen mencalonkan diri, terutama dari kelompok reformis dan moderat.

Pemilu parlemen Jumat besok dapat memperkuat kelompok garis keras Iran, yang berhasil melakukan konfrontasi dengan Barat.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
6 jam lalu

Hubungan yang Unik, Menlu Iran Kunjungi Qatar Setelah Militernya Serang Doha

6 jam lalu

Trump: Iran Sebaiknya Bersikap Baik!

7 jam lalu

Serangan AS Tewaskan 30 Warga Sipil dan 7 Tentara, Militer Iran Janjikan Pembalasan

22 jam lalu

Ngeri! Iran Tutup Bab Al Mandab, Harga Minyak Bisa Tembus 200 Dolar per Barel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal