Presiden Rouhani: Jelang Pilpres AS, Trump Tak Akan Berperang dengan Iran

Nathania Riris Michico
Presiden Iran Hassan Rouhani saat konferensi pers di ibu kota Teheran, 16 Februari 2020. (FOTO: ATTA KENARE / AFP)

Iran dan AS hampir terlibat konflik terbuka Januari lalu ketika sebuah pesawat drone Amerika membunuh panglima pasukan elit Iran, Qassem Soleimani, di luar Baghdad, Irak.

Iran membalas dengan meluncurkan serangkaian serangan rudal terhadap pangkalan militer AS di Irak.

Ketegangan terus memuncak sejak Trump menarik AS mundur dari perjanjian nuklir yang disepakati dengan Iran dan empat negara adidaya lain pada 2015 lalu, dan memberlakukan kembali sanksi ekonomi yang melumpuhkan Iran.

Rouhani menggarisbawahi bahwa AS seharusnya mengembalikan perjanjian nuklir itu jika ingin Iran kembali ke meja perundingan.

"Kita pada akhirnya suatu hari nanti akan dapat memaksa musuh kembali ke meja perundingan seperti sebelumnya," ujar Rouhani, merujuk pada Amerika.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
23 jam lalu

Trump Klaim AS Kalahkan Iran dalam Perang

1 hari lalu

Ini Target Serangan Terbaru AS-Israel ke Iran, Gunung Pickaxe dalam Bidikan

1 hari lalu

AS-Israel Dilaporkan Siapkan Serangan Besar-besaran ke Iran usai Pemilu Sela

1 hari lalu

Diancam Bakal Dipenjarakan Trump, Politisi Muslimah AS Ilhan Omar: Saya Tidak Takut!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal