Presiden Rouhani Tegaskan Iran Akan Terus Perkaya Uranium meski Ditekan

Anton Suhartono
Hassan Rouhani (Foto: AFP)

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan, Presiden Donald Trump perlu mengajukan kesepakatan baru untuk melanjutkan perjanjian nuklir 2015.

Perjanjian nuklir Iran 2015 dengan lima anggota tetap Dewan Keamanan (DK) PBB, yakni Inggris, China, Prancis, Rusia, Amerika Serikat, serta Jerman saat ini dalam kondisi menggantung.

Negara-negara Eropa mendorong pembicaraan dengan Iran untuk menyelamatkan kesepakatan, dengan mengundang Menteri Luar Negeri Iran Mohammed Javad Zarif ke Brussels, Belgia. Namun tampaknya kemajuan tak akan terjadi.

"Program nuklir Iran tidak lagi menghadapi batasan dalam bidang operasional," demikian pernyataan pemerintah Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Klaim AS Kalahkan Iran dalam Perang

1 hari lalu

Ini Target Serangan Terbaru AS-Israel ke Iran, Gunung Pickaxe dalam Bidikan

1 hari lalu

AS-Israel Dilaporkan Siapkan Serangan Besar-besaran ke Iran usai Pemilu Sela

1 hari lalu

Diancam Bakal Dipenjarakan Trump, Politisi Muslimah AS Ilhan Omar: Saya Tidak Takut!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal