Presiden Somalia Mohamud Peringatkan Israel soal Pengakuan Negara Somaliland

Anton Suhartono
Hassan Sheikh Mohamud memperingatkan Israel, dukungan atas kemeerdekaan Somaliland bisa menimbulkan ancaman eksistensial terhadap kawasan (Foto: AP)

MOGADISHU, iNews.id - Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud memperingatkan Israel, dukungan negara Yahudi itu atas kemeerdekaan Somaliland bisa menimbulkan ancaman eksistensial terhadap kedaulatan dan keamanan nasional negaranya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Somaliland pada akhir Desember lalu. Kemudian Menteri Luar Negeri Gideon Saar mengunjungi wilayah yang memisahkan diri dari Somalia itu pada Selasa (6/1/2026).

Dalam wawancara dengan Al Arabiya, Mohamud mengatakan Somaliland tetap menjadi bagian integral dari Somalia dan tidak memiliki kedudukan hukum sebagai negara terpisah.

Dia menggambarkan tindakan yang dilakukan para pemimpin Somaliland dengan mendeklarasikan kemerdekaan sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional serta merusak upaya untuk menjaga persatuan nasional melalui cara-cara damai.

“Yang disebut Somaliland adalah wilayah lain dari Somalia,” katanya, seraya menambahkan, proyek separatisme yang dilakukan para pemimpin Somaliland terbukti tidak layak serta bentuk keputusasaan mereka dalam mencari dukungan internasional.

Mohamud juga menyebut Israel memiliki tiga tujuan terkait dengan Somaliland, yakni membangun pangkalan militer di dekat Teluk Aden dan Laut Merah, membujuk Somaliland menerima pengungsi Palestina, serta mengajak para pemimpin Somaliland meneken Perjanjian Abraham.

Dia dengan tegas menolak rencana apa pun untuk merelokasi warga Gaza, dengan mengatakan Somalia tidak akan menerima langkah tersebut apa pun yang terjadi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
24 jam lalu

Akui Somaliland Negara Merdeka, Menlu Israel Langsung Berkunjung

Internasional
7 hari lalu

Negara Barat Kecam Israel Larang Puluhan Lembaga Kemanusiaan Internasional Beroperasi di Gaza

Internasional
7 hari lalu

Israel Larang 37 Lembaga Kemanusiaan Internasional Beroperasi di Gaza, Warga Semakin Menderita

Internasional
7 hari lalu

Netanyahu dan Trump Dilaporkan Bahas Kemungkinan Serangan Jilid 2 ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal