Presiden Sri Lanka Rajapaksa Kabur ke Luar Negeri Sebelum Umumkan Mundur, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Gotabaya Rajapaksa akan mengumumkan pengunduran diri dari luar negeri (Foto: AP)

KOLOMBO, iNews.id - Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa melarikan diri ke luar negeri Rabu (13/7/2022). Sesuai janji, dia akan mengumumkan pengunduran diri hari ini. Lantas apa sebabnya dia tak mengumumkan mundur di dalam negeri.

Para pengamat mengatakan, Rajapaksa mengumumkan pengunduran diri, baik secara langsung atau surat, dari luar negeri untuk menghindari penangkapan. Masih memegang status sebagai presiden, Rajapaksa kebal hukum. Namun jika mengumumkan mundur di Sri Lanka, dia bisa langsung ditangkap atas serangkaian tuduhan yang membuat perekonomian Sri Lanka terpuruk.

Selama masih menjabat presiden, jabatan panglima tertinggi angkatan bersenjata juga masih disandangnya. Itu berarti semua sumber daya militer masih dalam penguasaannya.

Keterangan Angkatan Udara (AU) Sri Lanka menyebutkan, Rajapaksa, istri, dan dua pengawal, meninggalkan bandara internasional di dekat Kolombo menggunakan pesawat militer menuju Maladewa.

Seorang sumber pemerintahan mengatakan Presiden telah berada di Male, ibu kota Maladewa. Namun Maladewa kemungkinan besar bukan tujuan utama Rajapaksa. Beberapa pejabat sebelumnya mengatakan Presiden ingin kabur ke Dubai, Uni Emirat Arab.

Sementara itu setelah berita tentang kaburnya Rajapaksa menyebar, ribuan orang berkumpul di titik utama demonstrasi di Kolombo sambil meneriakkan "Gota pencuri, Gota pencuri". Gota merupakan nama panggilan Rajapaksa.

Mundurnya pria 73 tahun itu berlangsung setelah demonstrasi besar-besaran selama beberapa bulan terakhir. Rajapaksa dan sekutunya disalahkan atas inflasi yang tak terkendali, korupsi, dan kelangkaan bahan bakar serta obat-obatan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Prabowo Undang Jokowi hingga SBY ke Istana, Dasco: Ingin Dengar Masukan terkait Kondisi Geopolitik

Nasional
24 hari lalu

Temui Komisi III DPR, KSPSI-KSBSI-KSPI Kompak Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

Nasional
29 hari lalu

Prabowo Tegaskan Indonesia Negara Demokrasi: Kalau Tidak Gue Gak Jadi Presiden

Nasional
31 hari lalu

Ratusan Guru Madrasah Demo di Depan Gedung DPR, Tuntut Kesejahteraan dan Diangkat Jadi PPPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal