Presiden Volodymyr Zelensky Dianggap Cuma Jadi Pion Barat dalam Konflik Rusia-Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. (Foto: Reuters)

Untuk diketahui, Dewan Keamanan PBB dibentuk berdasarkan prinsip-prinsip pemahaman internasional setelah Perang Dunia II. “Dewan itu dibentuk oleh negara-negara yang mengalahkan fasisme, termasuk Rusia,” kata Jaafari.

Dia mengatakan, semasa Perang Dunia II, tentara Uni Soviet berhasil merebut Berlin, ibu kota Jerman yang ketika itu menjadi pusat kubu Nazi. Sementara, negara yang menjadi representasi terbesar Uni Soviet di masa sekarang adalah Rusia.

“(Karena itu) tidak ada yang berhak meremehkan peran Rusia dalam keseimbangan internasional dan menjaga perdamaian serta stabilitas. Bayangkan jika tidak ada Rusia dan China di Dewan Keamanan PBB, berapa banyak perang dan intervensi (oleh Barat) yang akan terjadi,” ucap Jaafari.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ini Isi RUU Sanksi untuk Rusia yang Disahkan DPR AS, Bisa Incar Negara Lain

3 hari lalu

DPR AS Sahkan RUU Sanksi Baru untuk Rusia

8 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

8 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal