Presiden Zelenskyy: Terima Kasih AS, tapi Saya Lebih Percaya Intelijen Ukraina soal Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (Foto: Reuters)

Dalam beberapa bulan terakhir, Barat dan Ukraina menuduh Rusia mengumpulkan pasukan di dekat perbatasan Ukraina. Mereka menduga Moskow  dalam persiapan untuk melakukan invasi ke Kiev.

Namun, Rusia berkeras bahwa tidak memiliki niat menginvasi Ukraina. Moskow juga menekankan bahwa mereka memiliki hak untuk memindahkan pasukannya ke mana saja di dalam wilayahnya sendiri.

Rusia juga telah menyatakan keprihatinan atas aktivitas militer NATO di dekat perbatasannya dan dukungan militer yang sedang berlangsung dari Ukraina, termasuk peningkatan jumlah instruktur Barat di wilayah Donbas yang memisahkan diri dari Kiev.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal