Pria Gaza Raih Gelar Doktor setelah Pertahankan Disertasi dari Rumahnya yang Hancur akibat Perang

Ahmad Islamy Jamil
Anas al-Qanou, berusaha merampungkan disertasinya dari rumahnya yang hancur di Jalur Gaza. (Foto: X)

Meskipun menghadapi kondisi yang sulit, termasuk internet dan listrik yang terputus-putus, dia bisa menyelesaikan dan mempertahankan disertasinya, dan akhirnya meraih gelar doktornya.

Qanou, bersama dengan banyak warga Palestina, telah menjalani pengungsian beberapa kali karena serangan tentara Israel ke Kamp Jabalia selama perang yang sedang berlangsung.

"Saya kembali ke Gaza sebelum perang Israel meletus untuk bekerja dan mengamankan sejumlah dana bagi keluarga saya. Orang-orang di sini menghadapi kondisi sulit tanpa pencari nafkah," ujarnya.

"Selama saya tinggal di Gaza, perang meletus, dan saya mendapati diri saya berada di Jalur Gaza utara, mengalami kesulitan dan tragedi yang sama seperti setiap warga Palestina. Rumah saya dibom dan dihancurkan," kata Qanou. 

Selama perang, dia pun berhenti mengerjakan tesis doktoralnya untuk sementara waktu. Akan tetapi, tekadnya yang begitu kuat terus mendorong pria itu hingga melanjutkannya sampai akhir.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
7 jam lalu

Lembaga HAM Israel: Pemukim Yahudi Lakukan Pembersihan Etnis Terang-terangan di Tepi Barat

16 jam lalu

5.000 Pasien Kanker Gaza Terjebak, Menunggu Pengobatan di Tengah Ancaman Kematian

17 jam lalu

Kisah Menyedihkan Pasien Kanker Gaza Sulit Berobat: Saya Hanya Menunggu untuk Mati

1 hari lalu

Menolak Mati, Hamas Umumkan Ikut Pemilu Palestina November 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal