Pria Gaza Raih Gelar Doktor setelah Pertahankan Disertasi dari Rumahnya yang Hancur akibat Perang

Ahmad Islamy Jamil
Anas al-Qanou, berusaha merampungkan disertasinya dari rumahnya yang hancur di Jalur Gaza. (Foto: X)

Meskipun menghadapi kondisi yang sulit, termasuk internet dan listrik yang terputus-putus, dia bisa menyelesaikan dan mempertahankan disertasinya, dan akhirnya meraih gelar doktornya.

Qanou, bersama dengan banyak warga Palestina, telah menjalani pengungsian beberapa kali karena serangan tentara Israel ke Kamp Jabalia selama perang yang sedang berlangsung.

"Saya kembali ke Gaza sebelum perang Israel meletus untuk bekerja dan mengamankan sejumlah dana bagi keluarga saya. Orang-orang di sini menghadapi kondisi sulit tanpa pencari nafkah," ujarnya.

"Selama saya tinggal di Gaza, perang meletus, dan saya mendapati diri saya berada di Jalur Gaza utara, mengalami kesulitan dan tragedi yang sama seperti setiap warga Palestina. Rumah saya dibom dan dihancurkan," kata Qanou. 

Selama perang, dia pun berhenti mengerjakan tesis doktoralnya untuk sementara waktu. Akan tetapi, tekadnya yang begitu kuat terus mendorong pria itu hingga melanjutkannya sampai akhir.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
14 jam lalu

Korban Tewas Serangan Israel ke Gaza Tembus 75.000 Orang, 250.000 Luka

13 jam lalu

Bangkit dari Perang Gaza! Sepak Bola Palestina Kembali Digelar usai 3 Tahun Libur

18 jam lalu

Netanyahu Tolak Usulan Damai Trump di Gaza, AS Tak Ambil Pusing

2 hari lalu

Netanyahu Tolak Proposal Damai Gaza Usulan Trump, Ini Komentar Gedung Putih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal