Profesor AS: Masuknya Ukraina ke NATO Dapat Memicu Perang Dunia

Ahmad Islamy Jamil
Bendera NATO (ilustrasi). (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Bergabungnya Ukraina  ke dalam aliansi NATO yang dipimpin AS bakal menimbulkan ancaman besar bagi perdamaian dunia. Hal itu juga dapat memicu terjadinya perang dunia, menurut mantan pejabat Departemen Luar Negeri (Deplu) AS, Nicolai Petro.

“Langkah seperti itu akan menimbulkan bahaya terhadap perdamaian dan stabilitas global, bagaimanapun, sama sekali bukan jaminan bahwa itu tidak akan terjadi,” kata Petro kepada kantor berita Sputnik, Selasa (4/10/2022). 

Pekan lalu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan dia mengharapkan NATO untuk mempercepat proses aksesi atau penerimaan negaranya ke dalam aliansi militer tersebut. Harapan itu disampaikan Zelensky menyusul aneksasi Rusia terhadap wilayah Donbas, Zaporizhzhia, dan Kherson di Ukraina.

Petro, yang dulu menjabat sebagai asisten khusus Deplu AS untuk kebijakan Uni Soviet di bawah Presiden George HW Bush, mengungkapkan bahwa rezim lemah di Kiev yang didukung Amerika Serikat memang sudah lama ingin bergabung dengan NATO. Keinginan tersebut menyusul penggulingan pemerintah Ukraina yang terpilih secara demokratis dalam kudeta pada Februari 2014.

“Keanggotaan NATO ini diwajibkan oleh amendemen Konstitusi Ukraina oleh pendahulu Zelensky (Petro Poroshenko). Dari perspektif NATO, hal itu bahkan kurang masuk akal hari ini daripada saat itu,” kata Petro, yang kini menjadi profesor Ilmu Politik di Universitas Rhode Island.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
21 jam lalu

Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak Buntut Rencana Iran Perketat Selat Hormuz

1 hari lalu

China dan Rusia Minat Garap Proyek Kereta Trans Kalimantan, Pemerintah Siapkan Investasi

1 hari lalu

Trump Akhirnya Akui Persediaan Amunisi AS Menipis gegara Lawan Iran: Perang Segera Berakhir!

1 hari lalu

Presiden Iran Akui Mojtaba Sempat Tak Setuju Gencatan Senjata dengan AS 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal