Profil Ebrahim Raisi Presiden Iran Meninggal akibat Kecelakaan Heli, Sosok Keras terhadap AS

Anton Suhartono
Profil Ebrahim Raisi, presiden Iran yang meninggal dunia akibat kecelakaan helikopter (Foto: Reuters)

Kelompok-kelompok garis keras Iran menjadi semakin berani sejak Amerika Serikat (AS) menarik seluruh pasukan dai negara tetangganya, Afghanistan, pada Agustus 2021.

Sikap garis keras Raisi tak hanya dilihat di luar negeri, tapi juga dalam politik dalam negeri. Setahun setelah menjabat presiden, dia memerintahkan penegakan hukum dalam hal penggunaan pakaian, termasuk jilbab, serta perilaku perempuan.

Dampaknya seorang perempuan Kurdi, Mahsa Amini, meninggal dalam tahanan setelah ditangkap polisi moral atas tuduhan melanggar undang-undang tersebut.

Kematian Amini memicu demontrasi besar-besaran selama beberapa bulan. Bahkan demontrai itu dianggap sebagai salah satu tantangan paling berat bagi penguasa Iran sejak Revolusi Islam 1979.

Kelompok-kelompok HAM menyebut, demonstrasi memprotes kematian Amini menyebabkan ratusan orang tewas, termasuk puluhan personel keamanan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Seleb
7 jam lalu

Terry Putri Ungkap Perjuangan Puasa di AS, Susah Cari Makanan Halal hingga Tempuh 70 Km untuk Tarawih

Nasional
19 jam lalu

Airlangga Bantah Kesepakatan Tarif AS Disetujui usai RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Nasional
1 hari lalu

Prabowo Tegaskan Indonesia Negara Demokrasi: Kalau Tidak Gue Gak Jadi Presiden

Internasional
2 hari lalu

Trump Ancam Iran Lagi, Negosiasi Buntu Berarti Serangan Jilid 2

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal